BEBERAPA JENIS SUNNAH ROSULULLOH SAW

PEMBAGIAN SUNNAH ROSUULULLOH SAW.

Assalaamu’alaikum wr. Wb,
Sunnah Rosululloh saw terbagi menjadi 3 ( tiga):

1. SUNNAH FI’LIYAH
2. SUNNAH QOULIYAH
3. SUNNAH TAQRIRIYAH


A. SUNNAH FI’LIYAH adalah perbuatan yg dilakukan Rosululloh saw.

CONTOHNYA: Bertawasul kepada haqnya para arwah yg telah meninggal dunia. Sebagaimana yg termaktub dalm sebuah hadits:
Abu Nu’aimah dalam kitab al-Ma’rifah, at-Tabrani dan Ibnu Majjah mentakhrij hadits:
عن أنس بن مالك رضي الله عنه قال لمّا ماتت فاطمة بنت أسد أم علي بن ابي طالب رضي الله عنهما -وذكر الحديث- وفيه: أنه صلى الله عليه وسلم اضطجع في قبرها وقال: الله الذى يحي ويميت وهو حيّ لايموت اغفر لأمّي فاطمة بنت أسد ولقنها حجتها ووسّع مدخلها بحقّ نبيّك والأنبياء والمرسلين قبلي فإنك أرحم الراحمين
Dari Anas bin Malik ra, ia berkata, “ketika Fatimah binti Asad ibunda Ali bin Abi Thalib ra meninggal, maka sesungguhnya Nabi SAW berbaring diatas kuburannya dan bersabda:
“Allah adalah Dzat yg Menghidupkan dan mematikan. Dia adalah Maha Hidup, tidak mati. Ampunilah ibuku Fatimah binti Asad, ajarilah hujjah (jawaban) pertanyaan kubur dan lapangkanlah kuburannya dengan hak Nabi-Mu dan nabi-nabi serta para rasul sebelumku, sesungguhnya Engkau Maha Penyayang.”
PERHATIKAN sabda beliau yang berbunyi:
بحقّ الأنبياء قبلي
“Dengan hak para nabi sebelumku”.
LOGIKANYA PARA NABI SEBELUM Kanjeng Nabi Muhammad saw TENTULAH MEREKA PARA NABI YG TELAH WAFAT.
----------------------------------------------------------

B. SUNNAH QOULIYAH adalah sabda/ucapan Kanjeng Nabi Muhammad saw.

CONTOHNYA: Yg pada sekarang ini dikenal dg istilah TAHLILAN.
Sebagaimana yg termaktub dalam sabdanya:

MAN A'AANA 'ALAA MAYYITIN BI QIROOATIN WA DZIKRIN ISTAUJABALLOHU LAHUL JANNAH
(HR. Ad-Darimy dan Nasaa-i dari Ibnu Abbas)
Barang siapa yg menolong saudaranya yg meninggal dunia dengan bacaan-bacaan (kalimatut thoyyibah) dan dzikir (laa ilaaha illalloh) Alloh mengabulkan nya dan dia (simati) dimasukkan ke dalam surga.
TASHODDAQU 'ALAA ANFUSIKUM WA AMWAATIKUM WALAU BI SYURBATI MAA'
FA ILLAM TAQDIRUU 'ALAA DZAALIKA FA BI AYATI MIN KITAABILLAHI TA'AALAA
FAILLAM TA'LAMUU SYAIAN MINAL QUR'AANI FAD'UULAHUM BIL MAGHFIROTI WAR ROHMATI.
FA INNALLOHA WA'ADAKUMUL IJAABAH
Bershodaqohlah atas diri kalian dan atas orang-orang yg meninggal dunia dari kalian walaupun hanya dengan seteguk air.
Apabila kalin tdk mampu mengadakan yang demikian itu maka bershodaqohlah dengan ayat-ayat Al-Qur'an.
Apabila kalian tdk mengetahuinya dari ayat-ayat Al-Qur'an maka doakanlah dengan memintakan ampun serta memintakan rohmat Alloh swt.
Maka sungguh Alloh mengabulkan doa kalian.
---------------------------------------------------

C. SUNNAH TAQRIRIYAH adalah suatu perbuatan yg dilakukan oleh para shohabat Nabi namun Rosululloh saw mendiamkannya atau menyetyjuinya.

CONTOHNYA: Tentang sholat sunnah ba’dal wudlu dan bacaan ROBBANA WA LAKAL HAMD ketika tegak dari ruku’ tatkala sholat.

Hadits dari Abu Hurairah: “Rasulullah saw. bertanya pada Bilal ra seusai sholat Shubuh : ‘Hai Bilal, katakanlah padaku apa yang paling engkau harapkan dari amal yang telah engkau perbuat, sebab aku mendengar suara terompahmu didalam surga’. Bilal menjawab : Bagiku amal yang paling kuharapkan ialah aku selalu suci tiap waktu (yakni selalu dalam keadaan berwudhu) siang-malam sebagaimana aku menunaikan shalat “. (HR Bukhori, Muslim dan Ahmad bin Hanbal).

“Pada suatu hari aku sesudah shalat dibelakang Rasulullah saw. Ketika berdiri (I’tidal) sesudah ruku’ beliau saw. mengucapkan ‘sami’allahu liman hamidah’. Salah seorang yang ma’mum menyusul ucapan beliau itu dengan berdo’a: ‘Rabbana lakal hamdu hamdan katsiiran thayyiban mubarakan fiihi’ (Ya Tuhan kami, puji syukur sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya atas limpahan keberkahan-Mu). Setelah shalat Rasulullah saw. bertanya : ‘Siapa tadi yang berdo’a?’. Orang yang bersangkutan menjawab: Aku, ya Rasul- Allah. Rasulullah saw. berkata : ‘Aku melihat lebih dari 30 malaikat ber-rebut ingin mencatat do’a itu lebih dulu’ “.

(Hadits riwayat Imam Bukhori dalam shohihnya II :284, hadits berasal dari Rifa’ah bin Rafi’ az-Zuraqi)
Demikian sekelumit penjelasan tentang SUNNAH rosululloh SAW.
Semoga ada manfaatnya.
Disqus Comments